Pertama, mesin pemolesan terutama digunakan untuk memoles permukaan benda. Biasanya menggunakan cakram pemolesan berputar, dikombinasikan dengan abrasive dan cairan pemolesan, untuk meningkatkan kehalusan permukaan dan glossiness objek melalui gaya mekanik dan gesekan. Mesin pemolesan banyak digunakan dalam pemrosesan bahan seperti logam, plastik, dan batu, yang dapat membuat permukaan benda halus dan cerah, dan menghilangkan cacat permukaan dan kotoran.
Kedua, penggiling terutama digunakan untuk menggiling permukaan benda. Biasanya menggunakan cakram gerinda atau sabuk untuk menerapkan tekanan dan abrasif ke permukaan objek melalui rotasi dan gerakan untuk menghilangkan permukaan dan kekasaran permukaan. Penggiling banyak digunakan dalam pemrosesan logam, kayu, keramik dan bahan lainnya, yang dapat membuat permukaan benda rata dan halus, dan meningkatkan akurasi dan kualitas pemrosesan.
Akhirnya, penggiling terutama digunakan untuk memoles permukaan benda. Biasanya menggunakan cakram atau kertas penggilingan untuk memberikan tekanan dan abrasif ke permukaan objek melalui rotasi dan getaran untuk menghilangkan gerinda, cacat, dan ketidakrataan pada permukaan. Mesin pemolesan banyak digunakan dalam pemrosesan bahan seperti kayu, plastik, dan kaca, yang dapat membuat permukaan benda halus dan konsisten, dan meningkatkan efisiensi dan estetika pemrosesan.
Singkatnya, mesin pemolesan, penggiling, dan penggiling memiliki aplikasi dan peran yang berbeda dalam produksi industri. Mesin pemolesan terutama digunakan untuk meningkatkan kehalusan dan kilau permukaan objek, mesin gerinda terutama digunakan untuk meningkatkan kerataan dan kekasaran permukaan objek, dan mesin gerinda terutama digunakan untuk menghilangkan gerinda dan cacat pada permukaan objek. Penggunaan perangkat ini dapat meningkatkan kualitas dan penampilan produk, memenuhi permintaan pasar.

